5 Hal yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan Saat Wawancara


Ingin wawancara Anda berlangsung sukses dan mendatangkan hasil yang diinginkan ikuti petunjuk ini. Hal pertama adalah Anda harus tahu poin-poin yang wajib Anda lakukan, seperti:

  • Datang tepat waktu sebelum waktu yang dijanjikan. Hanya keberuntungan kecil yang membuat pewawancara mau mempertimbangkan calon karyawan yang datang terlambat. Dan sebaiknya Anda tidak mencoba keberuntungan kecil tersebut. Karena masa depan Anda bukan untuk coba-coba.
  • Sapalah si pewawancara dengan nama depannnya. Sebuah penelitian pernah mengatakan hampir rata-rata orang merasa diapresiasi bila dipanggil dengan nama pertamanya.
  • Tunggu sampai Anda dipersilahkan duduk baru Anda duduk. Duduklah dengan postur tegak dan siaga. Jadilah pendengar yang baik dan pembicara yang baik juga. Dan jangan lupa…tersenyum.
  • Jagalah kontak mata terutama saat Anda menjawab pertanyaan-pertanyaan dari pewawancara. Memandang orang lain saat berbicara menunjukkan kesungguhan, atensi dan rasa percaya diri.
  • Ikuti arahan si pewawancara tetapi cobalah supaya mereka mendeskripsikan job desk dari posisi yang Anda lamar supaya Anda bisa menyamakannya dengan apa yang Anda miliki.

Kemudian poin-poin yang tidak boleh Anda lakukan, seperti:

  • Menjawab setiap pertanyaan dengan jawaban pendek seperti, “ya” dan “tidak”. Usahakan setiap pertanyaan yang diajukan dijawab dengan menghubungkan potensi yang Anda miliki berkaitan dengan posisi tersebut.
  • Jangan berbohong. Selalu menjawab pertanyaan dengan kejujuran.
  • Memberikan komentar tidak baik berkaitan dengan perusahaan sebelumnya ataupun mantan atasan. Sejelek-jeleknya perusahaan yang lama, anggaplah itu sebagai masa lalu. Tutup buku saja!
  • Menjawab segala-sesuatu dengan berlebihan. Terutama saat perbincangan membahas situasi ekonomi dan politik. Lalu Anda terpancing untuk memberikan jawaban yang personal emotional.
  • Menunjukkan kalau Anda tidak senang dengan sesi wawancara ini dengan mendadak pasif atau raut wajah yang menunjukkan perasaan tidak suka.
  • Menanyakan mengenai gaji, bonus ataupun cuti di wawancara pertama. Kecuali kalau Anda sudah positif diterima bekerja di perusahaan tersebut. Pun, sebelumnya Anda patut mengetahui perkiraan gaji di posisi dan level yang Anda lamar.


Dapatkan Info lowongan terbaru via email

Daftar untuk mendapatkan pemberitahuan ketika ada info lowongan terbaru baru , Gratis!